BadRabbit Ransomware Mulai Serang Eropa, Ukraina and Russia

 

Sebuah serangan cyber menyerang sebuah bandara internasional Ukraina dan tiga media Rusia. Pada hari Selasa terdeteksi oleh para ahli IT di Jerman dan setidaknya dua negara Eropa lainnya. Malware “BadRabbit” ini merupakan yang terbesar sejak “NotPetya” diluncurkan dari dua negara. Dan mempengaruhi seluruh dunia pada bulan Juli.

Pakar keamanan cyber AS dan Rusia mengatakan bahwa virus komputer juga telah sampai ke Turki dan Bulgaria. Di samping Jerman dan beberapa negara lainnya, namun ukurannya masih tampak relatif kecil. Bandara Internasional Odessa Ukraina mengatakan di Facebook bahwa “sistem informasinya” berhenti berfungsi pada sore hari.

Kaspersky Lab mengatakan bahwa “ransomware menginfeksi perangkat melalui sejumlah situs media Rusia yang diretas.”

“Berdasarkan penyelidikan kami, ini telah menjadi serangan yang ditargetkan terhadap jaringan perusahaan. Dengan menggunakan metode yang serupa dengan yang digunakan selama serangan (NotPetya),”. Dikutip dari Kaspersky Lab mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Dan kelompok keamanan cyber ESET yang berbasis di AS mereka juga mendeteksi “varian baru ransomware yang dikenal juga sebagai Petya”.

Serangan “NotPetya” bulan Juli adalah versi modifikasi dari uang tebusan “Petya”. Hail ini terjadi tahun lalu dan meminta uang dari korban sebagai imbalan atas kembalinya data komputer mereka.

SBU mengatakan pelakunya menggunakan “email dengan alamat pengirim yang terkait dengan layanan dukungan teknis Microsoft”. Tapi tampaknya ada beberapa kebingungan awal tentang sifat ancaman cyber baru yang dihadapi Eropa.

 

Related Posts